Rencana belajar TOEIC 30 hari
Dalam 30 hari Anda realistis bisa menaikkan skor TOEIC 50–150 poin dengan belajar sekitar 60–90 menit sehari: kerjakan tes awal, gunakan minggu 1–3 untuk part terlemah dengan review kesalahan setiap hari, dan tutup minggu 4 dengan simulasi tes berwaktu.
Sebelum mulai (Hari 1)
Kerjakan satu tes lengkap berwaktu. Catat skor Listening dan Reading serta akurasi di setiap 7 part. Dari sini Anda tahu di mana poin hilang.

Minggu 1 (Hari 2–7): dasar Listening
- Part 1 dan Part 2 setiap hari: 20–30 soal.
- Baca transkrip setiap soal yang salah lalu dengarkan lagi.
- Pelajari 15 kata baru per hari dari transkrip.
Minggu 2 (Hari 8–14): Part 3 dan Part 4
- Latih membaca 3 pertanyaan sebelum audio diputar.
- Kerjakan 2–3 percakapan atau talk per hari, lalu lakukan shadowing.
- Ulangi kesalahan lama selama 10 menit setiap hari.
Minggu 3 (Hari 15–21): Reading
- Part 5: 30 soal per hari, fokus pada bentuk kata, tenses, dan preposisi.
- Part 6 dan Part 7: satu set per hari, berwaktu.
- Catat aturan tata bahasa di balik setiap kesalahan.
Minggu 4 (Hari 22–30): simulasi tes
- Kerjakan tes lengkap berwaktu setiap 2–3 hari.
- Di hari-hari di antaranya, ulangi hanya jawaban yang salah.
- Istirahat sehari sebelum tes sebenarnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bisakah persiapan TOEIC dalam satu bulan?
Bisa, jika Anda sudah punya dasar bahasa Inggris. Satu bulan belajar terfokus biasanya menaikkan skor 50–150 poin, terutama lewat strategi tes dan review kesalahan.
Berapa jam sehari belajar TOEIC?
60–90 menit latihan terfokus setiap hari lebih efektif daripada satu sesi panjang per minggu.
Apa yang harus dipelajari pertama untuk TOEIC?
Mulailah dari part dengan akurasi terendah di tes awal; bagi kebanyakan orang itu Part 3–4 atau Part 7.

